This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Selasa, 19 April 2011

SETRUKTUR PERULANGAN DALAM C++




i
Seringkali di dalam program disuruh mengerjakan perintah secara berulang. Struktur perulangan (kalang) digunakan untuk mengulang perintah program secara berulang-ulang (iterasi). Struktur perulangan dalam C++ adalah
  • for
  • while
  • do-while
Pada dasarnya, tiga struktur kalang di atas dapat saling menggantikan, artinya program yang ditulis dalam salah satu struktur dapat ditulis dalam bentuk struktur lain.
Perulangan for mempunyai bentuk:
for (<inisialisasi_var.kendali>;
<tes_kelanjutan>;
<modifikasi_var.kendali>)
{
Perintah
}
Contoh program berikut adalah untuk menghasilkan bilangan genap antara 1  sampai 100 menggunakan struktur kalang for:
#include<iostream.h>
void main()
{
int bilangan;
for(bilangan=0;bilangan<=100;bilangan++)
{
if(bilangan%2==0)
cout << bilangan << ” “;
}
getchar();
}
Pada bagian pertama dari for, statemen bilangan = 0; dikerjakan pertama kali dan hanya dikerjakan sekali. Kemudian diteruskan ke bagian kedua, yaitu kondisi apakah bilangan <= 100; jika ya maka diteruskan ke pernyataan if di bawahnya. Selanjutnya dikerjakan bagian ketiga, yaitu bilangan++. Perulangan diteruskan ke bagian kedua, pernyataan if, bagian ketiga, bagian kedua lagi, dst. Jika bagian kedua bernilai salah (tidak), maka perulangan dihentikan.
Perulangan while akan memeriksa kondisi pada awal kalang.
Bentuk:
while (kondisi)
{
Perintah
}
Selama (kondisi) bernilai benar maka blok {Perintah} akan dikerjakan. Pengerjaan blok {Perintah} akan dihentikan jika (kondisi) bernilai salah.
Contoh program berikut adalah penggunaan kalang while untuk menghasilkan bilangan genap antara 1 sampai 100.
#include<iostream.h>
void main()
{
int bilangan = 0;
while (bilangan < 100)
{
bilangan++;
if (bilangan%2==0)
cout<<bilangan<<” “;
}
getchar();
}
Perulangan  do-while akan  menguji kondisi iterasi pada akhir kalang. Kalang ini melakukan iterasi setidaknya satu kali.
Bentuk:
do
{
Perintah
} while (kondisi)
Kerjakan blok {Perintah}, dan ulangi selama (kondisi) bernilai benar.
Contoh berikut adalah program untuk menghasilkan bilangan genap antara 1 sampai 100 menggunakan kalang do-while
#include<iostream.h>
main()
{
int bilangan = 0;
do
{
bilangan++;
if (bilangan%2==0)
cout<<bilangan<<” “;
} while(bilangan < 100);
getchar();
}

Rabu, 13 April 2011


PENGENLAN GREENFOOT

                Dalam bab ini kita akan berkenalan dengan greenfoot, tetapi  sebelumnya ada bebebrapa catatan mengenai cara penulisan penulisan yang digunakan.baik bab ini maupun bab selanjutnya,catatan yang  dimaksud dapat disarikan sebagai berikut :
1.     Huruf tebal (bold) secara umum digunakan untuk menandakan bahwa istilah istilah yang dimaksud mempunyai makna yang penting. Termasuk didalamnya termasuk nama kelas,metode dan variabel, konstanta.
2.     Huruf miring (italic) digunakan menandai istilah yang relatif masih asing. Jika istilah di gunakan masih sering, maka huruf miring digunakan setidaknya ketika istilah tersebut pertama kali di gunakan
3.     Tand petik ganda ataupun tunggal (“”,’’) digunakan untuk arti konotasi ataupu padanan dalam konteks hubungan dunian nyata dan dunian program, trutama menyangkut OOP. Tanda petik juga digunakan unttuk menunjuk pada item menu pulihan , nama tombol atau pernyataan program.
4.     Untuk memudahkan, metode ditulis tanpa mencantumkan parameter tetapi masih menggunakna tanda kurung buka dan tutup sebagai pembeda dengan penulisan variabel. Sebagai contoh setLocation(),act().

Greenfoot dibuat oleh poul henriksen dan michael keoling dari unuversity of kent (inggris).ia merupak perangkat lunak yaitu javayang diranang untuk memudahkan pemula mendalami pemograman berorentasi objek (OOP). Greenfoot memiliki lisensi bebas , dengan pembatasan redistribusi hanya untuk kepentingan non komersial.
Pada dasarnya greenfoot dapat dipandang sebagai kombinasi dari :
1.     Sebuah fremework  untuk membuat skema  program java yang divisualisasikan dalam bentuk dua dimensi.
2.     Sebuah IDE (Integereted Devloment Environment) termasuk browser kelas. Edir program , compiler antar muka unuk eksekusi dll.
            Walaupun mendukung bahasa java seutuhnya, greenfoot akan sangat berguna apabila digunakan untuk latihan pemograman  yang mempunyai elemen visual. Visualisasi dan orientasi objeck merupakan elemen – elemen kunci ,sekaligus keunggulan yang ditawarkan greenfoot.

KELAS WOMBAT


Kelas wombat

                Kelas wombat relatif lebih kompleks. Berikut list program yang disederhanakan dengan tidak menampilkan proses Yang terjadi pada tiap metode.
import greenfoot.*;
 import java.until.list;
 import java.until.araylist;

  public class wombat extends actor

                  {

                                private static final int EAST = 0;
                                private static final int WEST = 1;
                                private static final int NORTH = 2;
                                private static final int SOUTH = 3;

                                private int direction;
                                private int leaveseaten;
                                public int getleaveseaten() {...}

                                public wombat() {..}
                                public boolean foundleast() {...}
                                public void eatleaf() {...}
                                public void setdirection (int direction) {...}

                                public void turn leaft() {...}
                                public boolean canMove() {...}
                                public void Move() {...}
                                public void act() {...}

                }

                Seperti list program diatas dalam kelas Wombat terdapat dua variabel data dan empat konstanta. Variabel direction mendefinisikan sebuah objeck, yang direpresentasikan oleh integer. Nilai bilangan yang valid adalah nilai yang didefinisikan oleh konstanta  EAST (=0) WEST(=1) NORT(=2)dan SOUTH(=3.) variabel leavesEaten menyinpan jumlah daun (objeck leaf) yang sudah dimasukan oleh wombat. Fungsionalitas dan yang terjadi dalam tiap metode dalam kelas wombat akan dibahas dibawah ini :
Konstruktur wombat()
  public wombat()
{
setdirection wombat ()
leavesEaten =0;
}
Sebuah konstruktor dipanggil waktu sebuah objeck dari kelas tersebut diciptakan. Dalam kontek ini ketika sebuah objek wombat dibuat maka konstruktor akan memanggil metode setdirection dengan parameter EAST.

Tugas alprog.3.2


2.3
#include <iostream.h>

class tambah{

public :
pembuka();
input();
proses();
output();

private :
float a,b,jumlah;
};

tambah::pembuka(){
cout << "===================================" <<endl;
cout << "program untuk menjumlahkan bilangan" <<endl;
cout << "===================================" <<endl;
}

tambah::input(){
cout << "Banyaknya Bilangan yang diinputkan : " ;cin >> a;

}

tambah::proses(){
jumlah=0;
for(int i=0;i<a;i++){
cout << "Bilangan ke "<<i+1<<" = ";cin >> b;
jumlah+=b;
}
}

tambah::output(){
cout <<"Jumlahnya adalah "<<jumlah <<endl;

}

int main (){
tambah y;
y.pembuka();
y.input();
y.proses();
y.output();

return 0;
}

Tugas Algoritma Pemograman



CLASS 3.2

#include <iostream.h>

class faktor{
friend istream& operator>>(istream&, faktor&);
public:
void proses();
private:
int n;
};
istream& operator>>(istream& in, faktor& masukan){
cout<<"Tuliskan bilangan yang anda inginkan: ";
in>>masukan.n;
return in;
}


void faktor::proses(){
for(int i=1;i<=n;i++)
if(n%i==0)
cout<<i<<" ";
}

int main(){
faktor pembagi;
cin>>pembagi;
pembagi.proses();
cout<<endl;

return 0;
}




3.3 GCD
#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;
class Gcd{
      public:
             int gcd(int,int);
      private:
              int r,temp;
             
      };

int Gcd::gcd(int m,int n){
    if (m < n){
temp = m; m = n; n = temp;//jika m lebih kecil dari n maka n akan ditukar menjadi m
}

while (r!=0) {
r= m % n;
m = n;
n = r;
}

return m;
    }

     
int main(int argc, char *argv[])
{
    int a,b;
    cout<<"Masukkan angka yang anda inginkan: "<<endl;
    cin>>a>>b;
   
    Gcd bilangan;
    cout<<"Bilangan GCD nya adalah: "<<bilangan.gcd(a,b);
    cout<<endl;
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}

=================================================================================================================

#include <iostream.h>


class Gcd{
      public:
             int gcd(int,int);
      private:
              int r,temp;

      };

int Gcd::gcd(int m,int n){
    if (m < n){
temp = m; m = n; n = temp;//jika m lebih kecil dari n maka n akan ditukar menjadi m
}

while (r!=0) {
r= m % n;
m = n;
n = r;
}

return m;
    }


int main(int argc, char *argv[])
{
    int a,b;
    cout<<"Masukkan angka yang anda inginkan: "<<endl;
    cin>>a>>b;

    Gcd bilangan;
    cout<<"Bilangan GCD nya adalah: "<<bilangan.gcd(a,b);
    cout<<endl;

    return 0;
}

Versi  java


import jeliot.io.*;


   public class FaktorPembagi {
   private double n;
   public FaktorPembagi(){
       
    System.out.println("Masukkan bilangan: ");
    n = Input.nextInt();
    System.out.println("Faktor pembaginya adalah: ");
}

public void Faktor(){
for(int i=1;i<=n;i++)
if(n%i==0)
        System.out.println(i+" ");
}

    public static void main(String[] args) {
        FaktorPembagi faktor=new FaktorPembagi();
        faktor.Faktor();
    }

}